Hal Terpenting Sebelum Bertani

Pertanian adalah suatu kegiatan dimana seseorang menanam serta memanen hasil seperi sayuran, buah atau pepohonan. Khususnya di Indonesia, bertani adalah pekerjaan yang juga dilakukan oleh beberapa orang. Petani adalah pekerjaan dari pertanian yang juga sebagai faktor utama dari pertanian tersebut.

Namun, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum memulai menjadi petani atau usaha dalam pertanian. Yang jelas, hal tersebut harus dipikirkan secara matang sebab ini menyangkut tanaman, tanah dan juga jenis produksi yang akan kalian jalankan nantinya.

Hal Terpenting Sebelum Bertani

Tentukan Jenis Hasil Yang Ingin Ditani

Ada banyak sekali jenis sayuran dan juga buah yang sangat laku di pasaran. Dengan kamu menentukan jenis tanaman buah atau sayuran maka jelas hal itu akan membuat kamu untung berlipat ganda. Dan juga, kamu akan lebih fokus terhadap apa yang akan kamu jual nantinya sobat.

Perhatikan Lokasi Saat Bertani

Tidak semua tanaman bisa hidup di tempat yang sama sobat ! Misalkan tinggi seperti di daerah bukti atau pegunungan. Atau, bila ingin menanam kaktus maka harus di tempat yang kering dan tandus. Nah, biasanya banyak orang yang mengambil jenis tanaman bertani yang tidak terlalu ribet lokasinya.

Kalau Bisa Jangan Gunakan Pestisida

Pestisida biasanya digunakan untuk dan membunuh hama dengan cara disemprotkan ke tanaman dan itu bersifat racun. Dengan kata lain, tentunya ini akan merugikan para pembeli dan costumer yang ingin membeli hasil produksi anda. Jadi perlu diingat, bila ingin menggunakan pestisida haruslah mengikuti aturan yang berlaku.

Hal lain yang juga tak kalah menarik adalah melihat harga pasaran yang saat itu sedang booming. Nah, kalau hal hal diatas tadi telah kalian persiapkan dengan matang maka sudah pasti usaha dalam bertani kalian akan semakin berkembang.

Juga, dengan hal hal yang tidak semua orang tau tentang ketiga poin diatas. Bagaimana ?  Sudah siap untuk melakukan usaha bertani ? Tenang saja, bila memang masih kurang dalam hal informasi bisa bertanya kepada teman dekat atau kerabat yang memang memiliki usaha tani.

Mengenal Kutu Putih Pada Tanaman dan Cara Menanganinya

Serangan kutu putih sangat berbahaya pada tanaman, khususnys kelangsungan hidup tanaman buah. Adapun jenis tanaman yang sering diserang kutu putih adalah: mangga, jambu biji, jambu air, pepaya, dan lainnya. Karena kutu putih ini, maka tanaman akan sangat lambat untuk bisa tumbuh dengan baik. Rugi bagi petani tidak bisa mendapatkan hasil panen yang memuaskan.

Mari kita ambil contoh besarnya pada tanaman pepaya, tanaman yang paling sering dan mudah ditemui dimana ada kutu putih berkembang biak. Nah, kutu ini meracuni jaringan tanaman, dan menyerap nutrisi pada tanaman tersebut khususnya dibagian daun. Sehingga dampak pada tanaman seperti daun menjadi kuning, layu, dan bahkan sampai rontok.

Mengenal Kutu Putih Pada Tanaman

Artikel Menarik Lainnya: Langkah Dan Cara Membudidayakan Tanaman Hidroponik Dengan Cepat

Jika tanaman mu mengalami permasalahan serangan dari kutu putih, maka segeralah membasmi hama tersebut. Adapun cara yang dapat Anda ambil, bisa Anda baca pada artikel dibawah ini.

Cara Menghilangkan Kutu Putih Pada Tanaman Agar Tanaman Tumbuh Sehat

Cara Menghilangkan Kutu Putih Pada Tanaman

  • Memelihara pemangsa alami hama kutu putih

Predator pemangsa alami kutu putih diantaranya lacewing, minute pirate bug (hewan semacam kumbang bunga), beberapa jenis kepik dan laba-laba. Sedangkan parasitoid yang sering ditemukan adalah Encarsia formosa yang merupakan tabuhan yang dapat memarasit tubuh kutu putih.

  • Perangkap yang dirancang untuk hama kutu putih

Kamu bisa membeli alat perangkap hama putih ini pada toko tanaman. Alat ini berwarna cerah dan terbuat dari karton. Tempat bagian perekat pada tanaman, biasanya kutu putih betina akan terperangkap diatas karton tersebut.

  • Memangkas bagian daun yang terkena kutu putih

Untuk mencegah hama kutu putih menyebar ke daun atau ke tanaman lainnya, daun yang mengandung banyak kutu putih sebaiknya dipangkas atau dihilangkan. Biasanya, di bagian bawah daun akan terlihat banyak telur berwarna putih atau kutu muda.

  • Gunakan semprot obat

Cara terakhir yang bisa menyelamatkan tanaman mu dari serang kutu putih jahat ini adalah dengan membeli obat di toko tanaman. Semprotlah obat tersebut pada bagian daun yang ada kutu putih, lalu lakukan terus setiap hari sampai kutu benar-benar mati.

Langkah Dan Cara Membudidayakan Tanaman Hidroponik Dengan Cepat

Istimewa

Langkah Dan Cara Membudidayakan Tanaman Hidroponik Dengan Cepat – Bagi kamu yang memiliki hoby menanam tapi tak mempunyai lahan terbatas pastinya bisa memilih menanam jenis tananam hidroponik di pekarangan rumah saja.

Dibawah ini adalah beberapa cara dan trik tertun untuk menanam cara terbaik dalam bercocok tanam dengan mudah sekali di rumah.

Langkah Dan Cara Membudidayakan Tanaman Hidroponik Dengan Cepat Dan Baik

Langkah Dan Cara Membudidayakan Tanaman Hidroponik Dengan Cepat

Dengan cepat dan mudah pastinya banyak sekali masyarakat yang memilih menanam jenis tanaman hidroponik dengan baik dan sangat mudah.Berikut adalah beberapa cara terbaik dalam melakukan dan memproses tanaman hidroponik dengan mudah.

  • Membudidayakan Hidroponik  Dengan Penggunaan NFT ( Nutrient Film Technique)

Sebagai informasi ini merupakan cata dan trik terbaik dalam membudidayakan tanaman hijau dengan baik dan mudah. Disini kamu dapat memulainya dengan menggunakan tahapan dibawah ini:

  1. Mempersiapkan beberapa pipa ataupun talang dan juga pompa
  2. Melubangi pipa dengan panjang terbaik dengan jarak 1 lubang dan lubang yang satunya dengan sama.
  3. Melakukan penyusunan Pipa ataupun talang yang dimana untuk proses awal menanam tanaman
  4. Menyiapkan penampung untuk ujung ujung pipa lebih baik.Setelah itu pun saatnya kalian bisa memainkan judi joker123 http://139.99.92.188/ dengan situs joker123 yang dikenal sangat mudah menang
  5. Memasang pompa untuk mengaliri aiir dan juga nutrisi supaya maksimal
  6. Menama akar tanaman dengan baik dimana lapisan terbaik adalah dengan cara tidak dalam.
  • Memproses penanaman Hidroponik dengan menggunakan WICK

Langkah Dan Cara Membudidayakan Tanaman Hidroponik Dengan Cepat

Tentunya mengenai sistem WICK ini paling banyak disukai kalangan pemula, hal itu tentunya dikarenakan cara proses penanamannya sangat mudah dan juga berbagai bahannya juga sangat simple dan bisa menggunakan barang bekas. Dibawah ini adalah tata caranya:

  1. Memotong botol bekas menjadi 2 bagian
  2. Melubangi tutup botol untuk memberikan udara kepada tanaman
  3. Menggabungka kedua bagian botol dengan cara mudah dengan cara membalik bagian moncong menghadapo bagian bawah
  4. Memasang sumbu kompor ataupun kain flanel pada lubang
  5. Menanam bibit tanaman dengan tanah secukupnya
  6. Kemudian melakukan pengisian bagian botol bawah dengan air nutrisi.

Cara Menanam Sawi Yang Bisa Langsung Dipraktikkan Di Rumah

Cara Menanam Sawi – Sawi merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak digemari oleh orang orang Indonesia. Selain memiliki banyak manfaat baik untuk kesehatan tubuh , sawi juga cenderung mudah untuk dibudi dayakan. Bahkan budi daya sawi bisa kalian lakukan di sekitaran rumah sendiri , namun tentu dengan beberapa cara tepat yang akan kami jelaskan di artikel ini.

Cara Menanam Sawi Yang Bisa Langsung Dipraktikkan Di Rumah

Pada dasarnya , menanam sawi di sekitaran rumah jauh lebih mudah dibandingkan di sawah karena kalian tidak perlu mengolah lahannya terlebih dulu. Selain lahan , hal penting lainnya yang tidak boleh dilewatkan yaitu pemilihan bibit sawi. Memilih bibit sawi yang baik dan berkualitas sebenarnya gampang gampang mudah. Walaupun saat ini kita sudah bisa mendapatkan bibit sawi dari tukang penjual bibit , namun mencari bibit yang sekiranya bisa tumbuh subur dan berhasil butuh ketelitian.

Gak usah basa basi lagi , berikut ini akan kami tunjukan bagaimana cara menanam sawi yang bisa langsung kalian praktikkan di rumah bahkan untuk pemula sekalipun.

Menanam Di Polybag

Menanam sawi di polybag sebenarnya sedikit lebih sulit jika dibandingkan menanamnya di pot. Sebab kalian harus melakukan penyemaian terlebih dahulu. Nantinya bibit sawi yang kalian beli harus di semai dulu dengan menggunakan campuran tanah humus dan sub soil yang sudah ditempatkan pada https://51.161.148.99/ polybag berdiameter 15 cm. Proses semai ini biasanya akan memakan waktu sekitar 3 sampai 4 minggu atau hingga sawi tumbuh tunas. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal , jangan lupa untuk selalu disiram pada saat pagi dan sore hari setiap harinya.

Setelah proses penyemaian selesai , ikuti langkah langkah berikut ini :

  1. Gunakan polybag berdiameter 15 cm dan beri lubang di bagian samping dan bawahnya supaya akar sawi nggak busuk. Satu polybag dapat menampung 3 sampai 5 benih.
  2. Pindahkan tunas secara hati-hati, kalau sudah selesai, lakukan penyiraman rutin di pagi dan sore hari. Selain itu, beri pupuk organik setiap satu minggu sekali. Sawi biasanya bisa dipanen setelah berusia 3 bulan.

Menanam Dengan Hidroponik

Jika kalian ingin menanam sawi menggunakan media hidroponik , siapkan lebih dulu alat dan bahan seperti larutan nutrisi, abu sekam, sumbu, hingga botol bekas. Namun cara ini tidak jauh berbeda dengan sebelumnya yang mana kalian harus melalui proses penyemaian dulu.

  1. Benih bisa disemai dalam bendungan yang sudah berisi tanah dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:2, lalu diamkan sampai tumbuh tunas dengan tinggi kurang lebih 3 cm atau sudah ada 2 sampai 3 daun.
  2. Sambil menunggu proses semai, kamu bisa menyiapkan media tanamnya dulu. Potong botol bekas jadi dua bagian, beri lubang dan masukkan sumbunya. Setelah itu, isikan botol dengan abu sekam secukupnya kemudian lubangi paralon seukuran botol lalu masukkan botol yang sudah diberi sumbu tadi. Masukkan nutrisi hidroponik pada paralon dan diamkan sampai 2 hari atau hingga tunas tumbuh.
  3. Bibit yang sudah berakar bisa langsung ditanam pada botol yang sudah disiapkan. Pindahkan secara perlahan supaya akarnya nggak putus.
  4. Untuk perawatannya, cukup berikan larutan nutrisi setiap hari di awal penanaman. Selanjutnya, bisa dikurangi intensitasnya. Sawi yang ditanam dengan cara hidroponik bisa dipanen lebih awal, yakni di usia 2 bulan.

Menanam Di Kebun Rumah

Untuk kalian yang tinggal di daerah yang dingin , kalian bisa menanam sawi di lahan terbuka dan sinar matahari penuh. Jika kalian tinggal di daerah yang panas , kalian bisa menanam sawi lahan terbuka yang nggak kena sinar matahari langsung. Untuk menanam sawi dirumah kebanyakan orang menggunakan pot , sehingga akan jauh lebih mudah kalian tidak perlu di semai. Langsung taburkan saja benihnya, siram, tunggu sampai bertunas dan daunnya lebat. Namun, pastikan tanah terus lembap supaya sawi yang ditanam nggak mati atau kering.

Cara Menanam Bawang Merah

Istimewa

Cara Menanam Bawang Merah – Salah satu tanaman yang selalu bisa menghasilkan karena merupakan kebutuhan utama manusia adalah bawang merah. Bukan cuma untuk bahan masakan, nyatanya bawang merah juga sering digunakan untuk kepentingan obat-obatan. Jadi mencoba usaha berkebun bawang meraih tidak ada matinya, akan selalu menguntungkan para petaninya. Yuk intip cara mudah untuk menanam bawang merah yang sudah dituliskan lettersforranjini.com dibawah ini !

Cara Menanam Bawang Merah

Cara Menanam Bawang Merah Terbukti Panen Memuaskan

  • Benih

Seperti biasa untuk menanam bawang maka kamu butuh beberapa bibit, bawah merah ada beraneka ragam, ada yang dari lokal, ada pula produk impor. Terdapat 2 macam jenis bibit bawang merah dengan biji & bibit yang berasal dari umbi. Dan ketika setelesai melakukan persemaian benih bawang merah ini juga mencoba memainkan permainan Slot Online Joker123 terpercaya di Agen Slot Online Resmi 2021

  • Pengolahan Tanah

Tentukan lahan untuk menanam bibit, jika sudah ada garap tanah sampai gembur. Tidak perlu diberi pupuk, karena tanaman bawang merah lumayan kuat dan bisa tumbuh dengan mudah.

Buatlah bedeng dengan jarak minimal 50 meter dan lebar 1-1.5 meter. Untuk umbi dengan berat rata-rata 5 gram, kamu perlu membuat jarak tanam 20×20. Jadi, untuk setiap 1 hektar lahan, kamu akan membutuhkan sekitar 1,4 ton benih.

Cara Menanam Bawang Merah

  • Perawatan

Untuk menjaga kesehatan & kesuburan bawang, diperlukan perawatan yang bisa kalian lakukan setelah berusia 10 hari hingga 1 bulan. Bibit usia 0-10 hari memerlukan 2 kali penyiraman pada pagi dan sore hari, setelah usia tanaman melebihi 10 hari penyiraman cukup sekali saja.

Menyemprot pestisida juga sangat dibutuhkan, untuk menghindari serangan hama terhadap tanaman kalian. Anjuran dosis dan semprotkan secukupnya saja, kamu bisa menanyakan kepada toko penjual pestisida tersebut. Pemberian pestisida berlebih bisa membuat buah bawang merah menjadi kecil / menyusut.

  • Pantau Sampai Panen

Pandu perkembangan bawang merah sampai menuju masa panennya, biasanya penen bisa dilakukan setelah 60–90 hari. Kamu bisa memanennya dengan mencabutnya sampai ke akar atau dengan menggali sedikit tanah sampai terlihat bawangnya, untuk memastikan tak ada bawang merah yang tertinggal di dalam tanah.

Itulah beberapa cara menanam bawang merah sendiri di rumah. Mudah bukan? Yuk langsung praktikkan! Temukan cara bercocok tanam yang lainnya pada artikel kami lainnya, semoga bermafaat!

Daripada mencari keuntungan dengan cara yang kurang pasti dari agen judi bola online. Lebih baik berwiraswasta yang jauh bisa memberikan Anda keuntungan pasti yang nyata.

Cara Menanam Jagung Dengan Baik dan Benar

Tanaman jagung adalah jenis yang mudah ditanam, menghasilkan karena perputarannya cepat, & sering dicari orang. Jagung juga masih menjadi bahan makanan pokok kebanyakan orang Indonesia, bagi orang jawa hidangan makanan mereka keseringan memvariasikan jagung menjadi bahan sayur bening, ampela jagung, dan lain sebagainya.

Cara Menanam Jagung Dengan Baik dan Benar

Datangnya musim kemarau di beberapa tempat, khususnya di lahan tadah hujan, acapkali memberikan tantangan tersendiri bagi para petani terkait komoditas yang hendak mereka tanam. Namun sebaliknya untuk budidaya jagung, justru tanaman ini cocok untuk ditanam saat musim kemarau.

Cara Menanam Jagung Dengan Baik dan Benar

  • Menanam Benih

Untuk menentukan produktifitas dan efisiensi tanaman maka jenis bibit menjadi salah satu faktor yang harus anda perhatikan. Dalam memilih bibit jagung manis yang berkualitas sangat dibutuhkan ketelitian tersendiri. Dimana sebaiknya tidak menggunakan benih dari hasil panen, karena cukup beresiko.

Untuk saat ini sudah banyak benih-benih jagung unggul yang di sediakan di toko-toko pertanian dan sudah banyak yang membuktikan, sehingga untuk hal ini tidak perlu memilah yang baik dan buruk karena sudah melalui uji coba di lapangan.

Cara Menanam Jagung Dengan Baik dan Benar

  • Persiapan Lahan

Untuk menanam benih maka kalian membutuhkan lahan, sebaiknya lahan yang akan ditanami jagung di bersihkan dulu dari rumput atau semak belukar baik dengan cara dicabuti maupun menggunakan cairan pembasmi gulma. Setelah itu, tanah harus digemburkan dengan cara dicangkul atau di bajak anda juga bisa menambahkan pupuk agar tanam yg akan dimasuki bibit bisa tumbuh dengan baik nantinya.

  • Menanam Bibit

Setelah tanah sudah digemburkan dan didiamkan selama 3 hari, maka bibit sudah bisa dimasukkan kedalam tanah tersebut.

  • Perawatan Tanaman

Untuk mendapatkan hasil panen yang banyak dan buah jagung besar, dibutuhkan perawatan dengan pupuk serta rajin menyiram tanaman ini sebanyak 2kali sehari.

Ada kasus yang menarik dari penggunaan pupuk yang tidak sesuai dengan yang dibutuhkan oleh tanaman. Jadi saat membeli bibit di toko kamu harus langsung tanyakan juga apa jenis pupuk yang baik untuk bibit jenis tersebut.

Cara Menanam Kentang Yang Benar

Istimewa

Kentang adalah bahan makanan yang bisa dijadikan banyak jenis, bisa jadi bahan sayur, kue, keripik, dan lain sebagainya. Produksi kentang berputar cepat, karena sangat dicari oleh masyarakat. Bagi anda yang sedang mau memulai bisnis pertanian ini, maka perhatikan secara baik cara menanam kentang yang benar dibawah ini. Agar hasil panen kamu dapatkan nantinya bakal berbuah banyak, memberikan keuntungan uang hasil panen lebih besar.

Cara Menanam Kentang Yang Benar

Cara Menanam Kentang Yang Benar Hasil Panen Berlimpah

  • Persiapan Bibit

Untuk menanam kentang, langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan mempersiapkan bibit kentang. Karena penanaman ini dari umbi, maka carilah kentang yang sudah tua yang tentu saja berkualitas. Pilihlah bibit yang akan ditanam dimana buah tersebut telah disimpan selama 2 – 4 bulan. Tentunya sudah ada tunas dengan tinggi 5 cm, artinya bibit ini sudah siap untuk ditanam.

  • Persiapkan Lahan

Setelah bibit telah kamu pilih berdasarkan tunas terbaik. Tahap selanjutnya adalah menentukan lahan untuk menanamnya, paling bagus untuk dikawasan pegunungan. Karena memiliki kualitas suhu yg cocok buat tanaman tersebut. Hal Yang wajib sobat perhatikan saat menentukan lahan yaitu:

  1. Cek kondisi lahan yang akan digunakan untuk menanam kentang secara keseluruhan
  2. Gemburkan tanah tersebut dengan menggunakan sekop ataupun cangkul
  3. Tambahkan pupuk organik sesuai dengan keadaan dan jenis tanah. Pupuk ini nantinya selain membuat tanah subur juga bermanfaat agar tanaman kentang terjaga
  4. Buatlah tanah menjadi lembab terlebih dahulu dengan tujuan pupuk bisa tercampur dengan baik
  • Penanaman

Kini kita masuk dalam cara menanam buah kentang nya, akan sangat menentukan jumlah panen anda nantinya. Mau lebih banyak bukan ? Maka lakukanlah tahapan ini:

  1. Buat saluran drainase jarak 10 cm
  2. Siapkan bibit kentang yang sudah memiliki tunas
  3. Bikin gandukan + lubang dengan jarak sekitar 15 cm
  4. Masukkan umbi kentang

Inilah tahapan paling benar untuk menanam kentang secara baik untuk dapatkan hasil panen buah berlimpah seperti yang anda inginkan.

bidudaya kentang

  • Perawat Untuk Tanaman Kentang

✅ Pemberian Pupuk Dasar, dengan dosis 20-30 ton per hektar lahan juga ditambahkan pupuk NPK sebanyak 300-350 kg per hektar lahan. Kemudian pupuk ditutup dengan tanah agar tidak tergerus air saat hujan turun. Biarkan selama 10-15 hari sebelum penanaman dilakukan.

✅ Penyiangan, untuk menghindari adanya serangan tanaman dari gulma & hama. Maka perlu dilakukan penyiangan saat kentang berusia bulan ke 1 & 2.

✅ Pengendalian Hama Penyakit, Dalam budidaya tanaman apapun, pengendalian hama dan penyakit adalah sesuatu yang sangat penting. Hama dan penyakit yang biasanya menyerang tanaman kentang antara lain; orong-orong, trips, ulat grayak, penggerek umbi, kutu daun, ulat tanah, ulat penggulung daun, bercak daun, layu bakteri, busuk daun, busuk umbi, layu fusarium, dsb.

  • Panen

Ini adalah tahapan paling terakhir, setelah 90 hst – 100 hst tergantung dari jenis kentang yang anda tanam. Pemanenan dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak umbi. Pada tanah yang sangat gembur pemanenan bisa dilakukan dengan mengeruk menggunakan tangan.

Sekarang kamu tertarik untuk bisnis kentang? Namun tentunya buat membuka usaha Budidaya Kentang ini membutuhkan modal. Nah tapi buat kalian yang modal nya masih belum cukup mungkin kalian bisa putar uang anda disini terlebih dulu sampai mencapai cukup modalnya dengan cara bertaruh judi slot online terbaik bersama daftar situs judi slot online terpercaya.

Budidaya Timun Supaya Banyak Buah

Istimewa

Budidaya Timun Supaya Banyak Buah

Budidaya Timun Supaya Banyak Buah – Bercocok tanam tidak selalu mudah, beberapa tanaman ada teknik tersendiri salah satunya cara budidaya timun supaya banyak buah. Ada beberapa tahapan yang harus kamu perhatikan seperti telah kami tuliskan dibawah ini!

Cara Budidaya Timun Supaya Banyak Buah

  • Pemilihan & Persiapan Benih Timun

Dibutuhkan sebuah trik untuk memilih persiapan bibit, yaitu dengan memilih timun yang pangkalnya kecil namun buahnya besar & panjang. Biarkan buah tersebut tetap dipohon, petik saat terlihat akan membusuk. Diamkan selama 1 malam, kemudian dibelah & kerok untuk mengambil bijinya.

Bersihkan daging yang masih lengket pada biji, kerinngkan lalu diamkan lagi selama 1 malam. Setelah itu bersihkan biji sambil diayak sampai selapur disekitarnya lepas. Kemudian jemur bibit selama 2 hari, kemudian simpan selama 1 – 2 bulan sebelum ditanam dengan tujuan menghilangkan masa dormannya.

  • Pengolahan Lahan

Persiapkan tanah yang sudah digarap dengan kedalaman 20-30 cm, berikan kapur dolomit sebanyak 1-2 ton per hektar. Dimakan tanah garapan ini selama 2 minggu, sambil menunggu kalian bisa membuat badengan lebar 1 meter tinggi 20-30 cm. Jarak antara tanaman nantinya adalah 30 cm, setelah itu tutup bedengan dengan mulsa plastik.

Untuk mendapatkan hasil panen yang banyak, maka buatlah lubang pada permukaan mulsa dengan diameter 10 cm. Lalu bagi 2 bagian sisi antar lubang tanam dalam satu baris 40 cm dan jarak antar baris 50-60 cm.

Budidaya Timun Supaya Banyak Buah

  • Tanam Bibit

Setelah bibit yang sudah anda simpan bertunas, maka bibit harus segera dipindahkan ke tanah yg sudah anda siapkan. Setelah selesai penanaman ini juga paling tepat untuk anda mencoba memainkan Judi Slot Online Terpercaya bersama teman sambil menunggu proses panen yang sangat bisa memberikan keuntungan besar bagi anda dengan situs judi slot online terpercaya 2021.

  • Perawatan Timun

Untuk mendapatkan hasil panen banyak & memuaskan, maka proses perawatan adalah hal yang juga penting. Biasanya yang perlu diperhatikan adalah agar tanaman timun terhindar dari jenis hama yang bisa merusak proses perkembangan.

  • Panen

Nah ini adalah bagian yang paling ditunggu bagi semua petani, panen dibagian paling akhir. Pesta penen bisa kamu lakukan sekitar 1-1.5 bulan, untuk 1 hektar timun bisa menghasilkan buah dengan berat sekitar 30 ton. Saat setelah panen sebaiknya timun langsung dipasarkan, atau paling tidak disimpan pada ruangan dengan suhu sejuk. Karena kandungan air pada timun bisa saja menyusut kalau terlalu didiamkan diruangan agak panas.

Cara Menanam Cabai Merah Keriting

Cara Menanam Cabai Merah Keriting – Bercocok tanam adalah kegiatan yang sangat menyenangkan, apa lagi akan tiba musim panen. Cabai merupakan jenis tanaman yang gampang sekali ditanam, selain itu sangat menguntungkan. Manusia sering sekali menggunakan cabai untuk memasak dan keperluan lainnya.

Cara Menanam Cabai Merah Keriting

Untuk menanam cabai keriting maka faktor yang harus anda perhatikan adalah cuaca. Proses pera penanaman, hingga perawatan dan panen perlu dilakukan dengan baik dan benar. Nah, yuk langsung saja kita masuk pada pembahasan dibawah ini, semoga bisa membantu anda semua.

Cara Menanam Cabai Merah Keriting yang Benar, Hasil Lebat dan Berkualitas

  • Memilih Bibit

Dari awal sebelum anda bercocok tanam, maka pemilihan bibit sangatlah penting. Kualitas bibit baik 99% akan menentukan hasil dari hasil panen kalian nantinya. Atau kalian bisa membeli bibit dari penjual tanaman dan lakukan konsultasi tentang jenis mana yang bagus untuk ditanam.

  • Olah Lahan & Pemindahan Bibit

Sebelum menanam bibit, kamu sudah harus menyediakan lahan untuk penanaman bibit, lalu tempat untuk pemindahan bibit yang sudah jadi. Menanam bibit harus pada tanah dengan suhu tropis porositasnya baik dan gembur.

Cara Menanam Cabai Merah Keriting

  • Pemindahan Bibit

Bibit biasanya sudah siap untuk dipindahkan pada usia 21 – 24 hari, diusia ini jumlah daun sudah berjumlah sekitar 3-4 helai. Sebelum memasukan bibit jadi kedalam tanah yang sudah di gemburkan, jangan lupa bersihkan gulma disekitarnya. Karena gulma tersebut bisa menjadi hama dan menghambat pertumbuhan dan proses pembuahan dari cabai merah yang kamu tanam.

  • Pemupukan

Agar pohon cabai bisa menghasilkan buah dengan banyak & besar, maka pemberian pupuk juga penting. Pupuk organik dari rumput yg kalian cabut dari sekitar pohon cabai bisa jadi pupuk yg sangat bagus.

  • Panen

Nah, setelah usia cabai berbuah selama 75 – 85 hari biasanya cabai merah sudah matang 80% – 90%. Waktu yang paling enak untuk panen adalah pagi / sore hari, karena akan memakan waktu yang agak lama. Kamu harus memetik cabai 1 persatu dari pohonnya, kalau siang anda akan kepanasan dan lebih cepat lelah.

Inilah cara mudah menanam cabai merah buat anda yang sedang ingin mencoba bercocok tanam jenis cabai merang keriting. Semoga bermanfaat & selamat mencoba !