Cara Budidaya Ternak Burung Walet

Budidaya walet merupakan salah satu peluang besar untuk mendapatkan pernghasilan hingga ratusan juta. Selain itu keuntungan yang bisa kamu dapatkan merupakan jangka panjang karena burung walet tidak bisa hidup sendiri. Tapi mereka merupakan burung liar yang akan mencari makanannya sendiri.

Cara Budidaya Ternak Burung Walet

Cara Budidaya Ternak Burung Walet Keuntungan Ratusan Juta !

1. Persiapan Rumah / Gedung Sarang Walet

Untuk membudidayakan walet kalian sangat perlu tempat (rumah/gedung) sebagai tempat berkembang biak mereka. Biasanya bangunan harus dekat dengan perairan seperti sungai atau sebuah danau, karena wallet juga butuh mandi dan minum. Gedung harus berjarak dari sarang wallet lainnya, agar mereka tidak tersesat saat mencari sarang mereka.

Agar bagian menjadi lebih berguna, masing-masing sarang dirancang bertingkat-tingkat sehingga lebih hemat dan bisa membuat tempat lebih banyak. Ukuran rumah burung walet luas minimal yang disarankan adalah 4 x 4 meter, lebih luas justru lebih baik. Sedangkan tingginya, sudah akan membuat walet betah untuk tinggal dengan gedung setinggi 2 sampai 2,5 meter. Apabila pembudidaya ingin membuat gedung yang lebih luas, maka setiap 4 x 4 meter sebaiknya disekat supaya burung walet yang tinggal merasa nyaman.

2. Pemberian Nesting (cara membuat sarang burung walet)

Cara Budidaya Ternak Burung Walet

Tempat sarang dari walet disebut nesting plank atau papan sirip untuk menampung air liur dari walet. Papan sirip walet bisa didapatkan dengan cara beli atau buat sendiri. Bagi yang membuat sendiri, pastikan untuk memilih bahan kayu terbaik yang tahan lapuk dan memiliki pori-pori yang cukup.

Sebagian besar orang mendapatkan modal untuk memnuka budidaya walet adalah dengan bermain Situs Judi Slot Online Terbaik Dan Terpercaya.

3. Trik Memancing Walet Untuk Datang

Agat dapat manfaat sarang burung walet adalah memancing burung agar mau datang dan bersarang di bangunan yg telah kalian sediakan. Nah biasanya bisa di pancing dengan memutar musik rekamanan suara mirip seperti walet juga.

4. Proses Panen Sarang Walet

Tahap terakhir dari usaha cara beternak walet, yaitu proses panen melalui beberapa tahap seperti:

1. Panen Buang Telur

2. Panen Penetasan

3. Panen Rampasan

Nah, kapan waktu yang tepat untuk panen walet ? Sebenarnya tidak ada aturan yang jelas mengenai kapan dan berapa kali anda harus memanen sarang walet dalam satu tahun. Sebab tiap peternak memiliki pendapat dan caranya masing – masing. Dalam kesimpulan besar, anda bisa melakukan panen sebanyak 3 kali dalam setahun.

Panduan Dasar Ternak Kelinci

Panduan Dasar Ternak Kelinci – Menjalankan usaha adalah salah satu cara untuk bisa menjadi seorang bos dalam bisnis kita sendiri. Tenak kelinci memberikan penghasilan yang terbilang cukup besar, pada artikel kali ini kami akan menjelaskan kepada kalian panduan dasar ternak kelinci. Hewan yang satu ini memang agak rumit di pelihara, tapi tidak akan susah karena cara mudahnya bisa kamu lihat seperti dibawah ini.

Panduan Dasar Ternak Kelinci

Panduan Dasar Ternak Kelinci Bagi Pemula

Banyak ras kelinci yang awalnya diperlakukan sebagai kelinci hias, namun setelah dikembangkan kemudian dimanfaatkan menjadi kelinci pedaging.

Kenali terlebih dahulu jenis usaha kelinci yang ingin anda jalankan, pada dasarnya ternak kelinci terbagi menjadi 3 sesuai peruntukannya yaitu:

  1. Pedaging: Flemish Giant dan New Zealand White
  2. Kulit: Rex dan Satin
  3. Bulu atau woll: Angora

 

Tapi apapun jenis tujuan peternakan anda, cara merawat kelinci menggunakan teknik dasar seperti dibawah ini.

  • Menyiapkan kandang

Kandang sistem terbuka berupa hamparan lahan yang sekelilingnya diberi pagar. Berikan kandang di area terbuka, supaya tetap bisa mendapatkan sinar matahari. Apalagi kalau hamparannya luas, kelinci dibiarkan mencari makan sendiri jadi kalau sekali-kali telat dalam memberi pakan tidak perlu khawatir. Ketika itu pun sangat terbaik bagi anda untuk memainkan Slot Online di situs judi slot online resmi dan terpercaya yang bisa dimainkan dalam cara cepat dan juga mudah

Panduan Dasar Ternak Kelinci

  • Memilih Bibit

Secara umum indukan yang bagus untuk mengembangkan kelinci harus memiliki kriteria seperti: Aktif

  1. Tidak nervous
  2. Bermata bersih
  3. Tidak sakit
  4. Terawat
  5. Tidak cacat
  6. Bulu tidak kusam
  7. Fertilitas tinggi

 

* Jika tujuan anda adalah kelinci hias maka anda harus memilih jenis kelinci berbulu panjang
* Jika tujuan anda adalah untuk peternakan dan diambil dagingnya maka anda harus memilih jenis kelinci berbulu pendek.
* Jika beternak kelinci pedaging, ada beberapa keriteria yang harus dimiliki kelinci agar mendapatkan hasil maksimal.

  • Jenis Pakan

Makanan dasar kelinci adalah tumbuhan hijauan, peternak dapat memberikan konsentrat, ditambah dengan vitamin. Jenis – jenis tumbuhan makanan kelinci adalah: limbah sayuran, seperti sawi, wortel, lobak dan daun singkong.

  • Mengawinkan kelinci

Agar ternak kelinci anda berkembang, maka harus melakukan sesi perkawinan saat kelinci berusia 6-12 bulan. Setelah itu maka betina akan melahirkan bibit baru, ciri betina siap melahirkan adalah:

  1. Terlihat gelisah, perilakunya selalu mencari-cari pejantan
  2. Suka menggosok-gosokkan dagunya pada benda-benda di sekitarnya atau kelinci lain
  3. Vulva berwarna kemerahan dan basah

Masa kelahiran akan berlangsung selama 28-35 hari, memang cukup cepat tapi tetap saja tergantung dari jenis ras kelinci itu sendiri.

  • Panen Ternak

Apabila kita ingin menjual bibit atau calon indukan, biasanya dipelihara hingga kelinci berumur 10-12 bulan. Tapi jika kalian adalah ternak untuk daging biasanya dipanen setelah kelinci berusia 3,5 bulan atau mempunyai bobot 2-3 kg.

Cara Ternak Lele Pemula

Cara Ternak Lele Pemula

Bagi pemula sangat penting untuk menguasai cara ternak lele yang baik dan benar, seperti:

  • Persiapan Modal (bagi anda yang gemar bermain Situs Daftar Slot Online Terpercaya, sebaiknya berhenti bermain sehingga modal untuk berternak tidak terpakai)
  • Persiapkan Kolam Lele
  • Pilihlah Bibit Unggul
  • Pisahkan Lele Ukuran Besar & Kecil
  • Perhatikan Proses Penebaran Bibit
  • Sortir Ikan Lele
  • Atur Kualitas Kolam
  • Perhatikan Kedalaman Kolam
  • Perhatikan Pakan Lele
  • Pencegahan Hama & Penyakit
  • Proses Panen
  • Pemasaran dan Promosi Ikan Lele

 

Usaha berternak ikan lele sangatlah menguntungkan, sekarang menu ikan lele sangat diminati dan banyak diburu restoran atau rumah makan. Karena ikan lele memiliki rasa daging yang gurih dan enak untuk dijadikan lalapan / menu balado. Perhatikan saja setiap rumah makan pasti akan ada menu ini, dan disetiap lalapan pasti juga ikan lele paling banyak.

Cara Ternak Lele Pemula Yang Baik dan Cepat Panen Dengan Kolam Tembok/Semen

Cara Ternak Lele Pemula

Kami akan bagikan cara ternak lele cepat panen, 5 Tips Pembesaran Lele Agar Cepat Panen:

  1. Pemilihan bibit lele yang baik, proses pertumbuhan yang cepat lele tergantung dari bibit yg sudah anda pilih. Benih lele yang paling baik yaitu lele jenis mutiara, pertumbuhannya lebih tinggi 10-40% dari jenis lele lain,toleransi lingkungan tinggi, dan FCR rendah.
  2. Pilihlah pakan/pellet yang berprotein tinggi, perhatikan kadar protein dalam pakan lele yang akan kamu berikan setiap hari.
  3. Penjadwalan pemberian pakan, agar lele yang dapat bertumbuh dengan cepat & bergizi. Saya sendiri biasanya memberikan pakan dilakukan 3-4 kali dalam sehari.
  4. Pemilihan kolam, saya sendiri lebih suka menggunakan kolam semen. Kenapa? Karena lele mempunyai kekuatan untuk masuk ke dalam tanah lunak, jadi supaya tidak rugi karena lele hilang. Kola semen merupakan pilihan terbaik.
  5. Gunakan aerator, Aerator ini sangat berperan dalam pemeliharaan ikan lele, semakin banyak ikannya dan semakin besar maka asupan oksigenpun sangat di butuhkan, agar ikan tidak berebut oksigen.

Cara budidaya ikan lele di kolam tembok jauh lebih efisien tentunya, karena kamu tidak akan kehilangan ikan lele. Kalau pun kamu tidak mau menggunakan tembok semen, setidaknya harus mencari ide lainnya supaya mereka tidak lepas. Mungkin salah satunya bisa dengan menggunakan ember besar, dan melestarikan ikan lele didalam sana dengan tahapan sama seperti yang sudah lettersforranjini.com bagian dalam artikel ini.