Cara Menanam Sawi Yang Bisa Langsung Dipraktikkan Di Rumah

Cara Menanam Sawi Yang Bisa Langsung Dipraktikkan Di Rumah

Cara Menanam Sawi – Sawi merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak digemari oleh orang orang Indonesia. Selain memiliki banyak manfaat baik untuk kesehatan tubuh , sawi juga cenderung mudah untuk dibudi dayakan. Bahkan budi daya sawi bisa kalian lakukan di sekitaran rumah sendiri , namun tentu dengan beberapa cara tepat yang akan kami jelaskan di artikel ini.

Cara Menanam Sawi Yang Bisa Langsung Dipraktikkan Di Rumah

Pada dasarnya , menanam sawi di sekitaran rumah jauh lebih mudah dibandingkan di sawah karena kalian tidak perlu mengolah lahannya terlebih dulu. Selain lahan , hal penting lainnya yang tidak boleh dilewatkan yaitu pemilihan bibit sawi. Memilih bibit sawi yang baik dan berkualitas sebenarnya gampang gampang mudah. Walaupun saat ini kita sudah bisa mendapatkan bibit sawi dari tukang penjual bibit , namun mencari bibit yang sekiranya bisa tumbuh subur dan berhasil butuh ketelitian.

Gak usah basa basi lagi , berikut ini akan kami tunjukan bagaimana cara menanam sawi yang bisa langsung kalian praktikkan di rumah bahkan untuk pemula sekalipun.

Menanam Di Polybag

Menanam sawi di polybag sebenarnya sedikit lebih sulit jika dibandingkan menanamnya di pot. Sebab kalian harus melakukan penyemaian terlebih dahulu. Nantinya bibit sawi yang kalian beli harus di semai dulu dengan menggunakan campuran tanah humus dan sub soil yang sudah ditempatkan pada https://51.161.148.99/ polybag berdiameter 15 cm. Proses semai ini biasanya akan memakan waktu sekitar 3 sampai 4 minggu atau hingga sawi tumbuh tunas. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal , jangan lupa untuk selalu disiram pada saat pagi dan sore hari setiap harinya.

Setelah proses penyemaian selesai , ikuti langkah langkah berikut ini :

  1. Gunakan polybag berdiameter 15 cm dan beri lubang di bagian samping dan bawahnya supaya akar sawi nggak busuk. Satu polybag dapat menampung 3 sampai 5 benih.
  2. Pindahkan tunas secara hati-hati, kalau sudah selesai, lakukan penyiraman rutin di pagi dan sore hari. Selain itu, beri pupuk organik setiap satu minggu sekali. Sawi biasanya bisa dipanen setelah berusia 3 bulan.

Menanam Dengan Hidroponik

Jika kalian ingin menanam sawi menggunakan media hidroponik , siapkan lebih dulu alat dan bahan seperti larutan nutrisi, abu sekam, sumbu, hingga botol bekas. Namun cara ini tidak jauh berbeda dengan sebelumnya yang mana kalian harus melalui proses penyemaian dulu.

  1. Benih bisa disemai dalam bendungan yang sudah berisi tanah dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:2, lalu diamkan sampai tumbuh tunas dengan tinggi kurang lebih 3 cm atau sudah ada 2 sampai 3 daun.
  2. Sambil menunggu proses semai, kamu bisa menyiapkan media tanamnya dulu. Potong botol bekas jadi dua bagian, beri lubang dan masukkan sumbunya. Setelah itu, isikan botol dengan abu sekam secukupnya kemudian lubangi paralon seukuran botol lalu masukkan botol yang sudah diberi sumbu tadi. Masukkan nutrisi hidroponik pada paralon dan diamkan sampai 2 hari atau hingga tunas tumbuh.
  3. Bibit yang sudah berakar bisa langsung ditanam pada botol yang sudah disiapkan. Pindahkan secara perlahan supaya akarnya nggak putus.
  4. Untuk perawatannya, cukup berikan larutan nutrisi setiap hari di awal penanaman. Selanjutnya, bisa dikurangi intensitasnya. Sawi yang ditanam dengan cara hidroponik bisa dipanen lebih awal, yakni di usia 2 bulan.

Menanam Di Kebun Rumah

Untuk kalian yang tinggal di daerah yang dingin , kalian bisa menanam sawi di lahan terbuka dan sinar matahari penuh. Jika kalian tinggal di daerah yang panas , kalian bisa menanam sawi lahan terbuka yang nggak kena sinar matahari langsung. Untuk menanam sawi dirumah kebanyakan orang menggunakan pot , sehingga akan jauh lebih mudah kalian tidak perlu di semai. Langsung taburkan saja benihnya, siram, tunggu sampai bertunas dan daunnya lebat. Namun, pastikan tanah terus lembap supaya sawi yang ditanam nggak mati atau kering.