Budidaya Timun Supaya Banyak Buah

Budidaya Timun Supaya Banyak Buah

Bercocok tanam tidak selalu mudah, beberapa tanaman ada teknik tersendiri salah satunya cara budidaya timun supaya banyak buah. Ada beberapa tahapan yang harus kamu perhatikan seperti telah kami tuliskan dibawah ini!

Cara Budidaya Timun Supaya Banyak Buah

  • Pemilihan & Persiapan Benih Timun

Dibutuhkan sebuah trik untuk memilih persiapan bibit, yaitu dengan memilih timun yang pangkalnya kecil namun buahnya besar & panjang. Biarkan buah tersebut tetap dipohon, petik saat terlihat akan membusuk. Diamkan selama 1 malam, kemudian dibelah & kerok untuk mengambil bijinya.

Bersihkan daging yang masih lengket pada biji, kerinngkan lalu diamkan lagi selama 1 malam. Setelah itu bersihkan biji sambil diayak sampai selapur disekitarnya lepas. Kemudian jemur bibit selama 2 hari, kemudian simpan selama 1 – 2 bulan sebelum ditanam dengan tujuan menghilangkan masa dormannya.

  • Pengolahan Lahan

Persiapkan tanah yang sudah digarap dengan kedalaman 20-30 cm, berikan kapur dolomit sebanyak 1-2 ton per hektar. Dimakan tanah garapan ini selama 2 minggu, sambil menunggu kalian bisa membuat badengan lebar 1 meter tinggi 20-30 cm. Jarak antara tanaman nantinya adalah 30 cm, setelah itu tutup bedengan dengan mulsa plastik.

Untuk mendapatkan hasil panen yang banyak, maka buatlah lubang pada permukaan mulsa dengan diameter 10 cm. Lalu bagi 2 bagian sisi antar lubang tanam dalam satu baris 40 cm dan jarak antar baris 50-60 cm.

Budidaya Timun Supaya Banyak Buah

  • Tanam Bibit

Setelah bibit yang sudah anda simpan bertunas, maka bibit harus segera dipindahkan ke tanah yg sudah anda siapkan.

  • Perawatan Timun

Untuk mendapatkan hasil panen banyak & memuaskan, maka proses perawatan adalah hal yang juga penting. Biasanya yang perlu diperhatikan adalah agar tanaman timun terhindar dari jenis hama yang bisa merusak proses perkembangan.

  • Panen

Nah ini adalah bagian yang paling ditunggu bagi semua petani, panen dibagian paling akhir. Pesta penen bisa kamu lakukan sekitar 1-1.5 bulan, untuk 1 hektar timun bisa menghasilkan buah dengan berat sekitar 30 ton. Saat setelah panen sebaiknya timun langsung dipasarkan, atau paling tidak disimpan pada ruangan dengan suhu sejuk. Karena kandungan air pada timun bisa saja menyusut kalau terlalu didiamkan diruangan agak panas.